Darah haid atau darah menstruasi yang dikeluarkan dari rahim wanita
dalam setiap bulannya memiliki warna yang berbeda-beda. Dengan
mengetahui warna darah haid, kaum hawa bisa mewaspadai agar kesehatannya
tetap terjaga.
Darah haid mempunyai bermacam-macam warna, darah
haid dapat berwarna merah terang, kecokelatan, dan juga hitam.
Perubahan yang terjadi pada warna darah kotor ini bukanlah termasuk
kondisi yang serius, tapi tetap harus diwaspadai atas segala kemungkinan
gangguan kesehatan.
Jika tidak dalam keadaan hamil, darah haid
normal terjadi setiap bulan, biasanya setiap 21 hingga 35 hari sekali
dalam jangka waktu dua hingga tujuh hari. Darah yang dikeluarkan pun
jumlahnya bervariasi, mulai dari 4 sendok teh hingga 12 sendok teh
setiap kali kedatangan bulan.
Untuk mengenal warna darah haid beserta artinya, berikut seperti dilansir Meetdoctor, Senin (3/8):
1.Merah terang, darah yang baru saja dikeluarkan dari dalam tubuh. Aliran darah yang terjadi cenderung ringan dan teratur.
2.Merah
gelap, yang menandakan adanya darah yang lebih tua dan sudah lebih lama
disimpan dalam rahim dan baru keluar. Biasanya, darah dengan warna
demikian terjadi saat wanita bangun tidur.
3.Kecokelatan maupun
kehitaman, yang menandakan adanya darah tua. Para wanita yang mengalami
darah ini biasanya mengalaminya waktu mendekati akhir periode
menstruasi, dengan aliran darah yang tidak deras. Wanita dengan kondisi
siklus menstruasi yang tidak teratur juga cenderung mengalami darah
menstruasi dengan warna demikian
4.Oranye, warna yang timbul
karena darah bercampur dengan cairan dari serviks. Selain itu, warna
oranye juga dapat mengindikasikan adanya infeksi. Jika darah oranye
terus terjadi dengan adanya gejala kesehatan, sebaiknya periksakan diri
ke dokter.
Hal-hal yang harus diwaspadai dari perubahan warna
pada darah haid adalah jika merasa lelah berlebihan, rasa pusing, kulit
dan kuku yang menjadi pucat dan siklus menstruasi yang tidak teratur.
Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya penyakit anemia atau orang sering
menyebutnya kurang darah, yang membutuhkan suplemen zat besi.

Rabu, 05 Agustus 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar