Bagiku kau luka dalam tawa
Bagiku kau tangis dalam suka
Nada-nada kesepian berlantun di telinga sambil tertawa
menghinaku…
Memaki dan mencercaku…
Luka hati serasa tergores sebilah pedang
Perihnya mengiris air dalam duri
Sunyi sepi sendiri melihat mentari menyinari hari
Menemani langkah-langkah tanpa harapan
Hilangnnya nafas tak terasa hampa
Lalunya perih tanpa luka
Bukan siapa-siapa bukan pula apa-apa
Hanya sebutir harapan dan segunung dosa
Membuang harapan dalam kehidupan
Menyimpan
putus asa dalam penantiaan…
