Alloh Swt. berfirman, “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di
bumi melainkan Alloh-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui
tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semunya tertulis
dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Huud [11]: 6).
Saudaraku, kita diciptakan oleh Alloh dilengkapi dengan rezeki. Rezeki
ditentukan setelah usia empat bulan di rahim ibu kita. Rezeki ada yang
baik atau yang buruk, tergantung cara kita menjemputnya. Rezeki yang buruk disebabkan cara menjemputnya yang buruk.
Setiap makhluk sudah ada rezekinya. Misalnya, Alloh menciptakan pohon
terbatas gerakannya. Karena pohon tidak lincah, maka makanannya
didekatkan lewat akar. Rezekinya didekatkan, ini sengaja diatur oleh
Alloh Swt.
Begitupun binatang, misalnya singa, pada waktu masih
bayi dia tak bisa mengejar rusa, maka Alloh menyediakan air susu di
tubuh induknya. Ketika air susunya berhenti, Alloh menggantinya dengan
makanan yang diburu induknya. Setelah besar dia berburu sendiri. Makin
kuat fisiknya, makin tinggi kualitas ikhtiarnya.

Senin, 11 Mei 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar